Penyuluhan HIV dan Keluarga Berencana di Posyandu Melati 3, Upaya Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Sempor
Sempor, 13 Februari 2026 — Mahasiswa KKN Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai HIV dan Keluarga Berencana (KB) pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini bertempat di Posyandu Melati 3, RT 05 RW 03, wilayah kerja Puskesmas Sempor 1.
Kegiatan penyuluhan telah melalui proses perizinan serta koordinasi resmi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa setempat. Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh Bidan Desa Sempor bersama kader-kader kesehatan yang berperan aktif dalam mendukung kelancaran acara.
Latar Belakang Kegiatan
Program edukasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil Survey Mawas Diri (SMD) yang sebelumnya telah dilakukan mahasiswa KKN. Berdasarkan hasil survei tersebut, diketahui bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai HIV serta metode dan pemilihan alat kontrasepsi masih tergolong rendah.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk menyelenggarakan penyuluhan sebagai upaya promotif dan preventif guna meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi.
Pelaksanaan dan Materi Edukasi
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, materi disampaikan menggunakan media PowerPoint (PPT) dan leaflet yang dirancang dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
Materi HIV meliputi:
-
Pengertian HIV dan perbedaannya dengan AIDS
-
Cara penularan dan kelompok risiko
-
Upaya pencegahan
-
Pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan
Sementara materi Keluarga Berencana (KB) membahas:
-
Jenis-jenis alat kontrasepsi
-
Cara kerja dan efektivitas masing-masing metode
-
Keuntungan dan kemungkinan efek samping
-
Pemilihan metode yang sesuai dengan kondisi pasangan usia subur
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, terutama terkait mitos dan fakta seputar HIV serta keamanan penggunaan alat kontrasepsi. Untuk meningkatkan partisipasi, panitia juga menyediakan door prize bagi peserta yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan.
Evaluasi dan Harapan
Di akhir kegiatan, dilakukan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta setelah mendapatkan materi edukasi. Hasil evaluasi awal menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait pencegahan HIV dan pemilihan metode kontrasepsi yang tepat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Sempor semakin sadar akan pentingnya pencegahan HIV serta perencanaan keluarga yang sehat dan terencana. Sinergi antara mahasiswa, bidan desa, kader kesehatan, serta dukungan dari Puskesmas Sempor 1 menjadi langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Desa Sempor.
Artikel by: Mahasiswa KKN Profesi Bidan UNIMUGO
LUDIANTORO