Kelas Ibu Menyusui Bersama Puskesmas Sempor 1, Tingkatkan Keberhasilan ASI Eksklusif
Telah dilaksanakan kegiatan Kelas Ibu Menyusui bekerja sama dengan Puskesmas Sempor 1 sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pemberian ASI serta perawatan bayi. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh 9 ibu menyusui, dengan pendampingan kader kesehatan desa yang turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Dalam kegiatan ini, Puskesmas Sempor 1 menghadirkan narasumber, yaitu Ibu Sri Wiwik Ismurtini, selaku koordinator bidan, yang memberikan materi seputar pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi usia 0–6 bulan. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mendukung keberhasilan menyusui serta meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi.
Materi Edukasi dan Diskusi Interaktif
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai:
-
Pengertian dan manfaat ASI eksklusif bagi bayi dan ibu
-
Kandungan gizi dalam ASI
-
Teknik menyusui yang benar dan posisi pelekatan yang tepat
-
Tanda kecukupan ASI pada bayi
-
Pentingnya dukungan keluarga dalam keberhasilan menyusui
Suasana kelas berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias, aktif bertanya, serta berbagi pengalaman seputar tantangan menyusui yang mereka alami sehari-hari.
Praktik Pijat Oksitosin
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pijat oksitosin, yaitu teknik pemijatan pada area punggung yang bertujuan untuk merangsang hormon oksitosin sehingga membantu meningkatkan produksi dan kelancaran ASI.
Peserta diberikan demonstrasi secara langsung dan kesempatan untuk mempraktikkan teknik tersebut dengan pendampingan. Diharapkan, ibu-ibu dapat menerapkan pijat oksitosin secara mandiri di rumah sebagai salah satu upaya mendukung keberhasilan menyusui.
Harapan dan Manfaat Kegiatan
Melalui kegiatan kelas ibu menyusui ini, diharapkan para ibu semakin memahami pentingnya pemberian ASI eksklusif serta memiliki keterampilan tambahan untuk mengatasi hambatan dalam menyusui.
Dukungan kader kesehatan desa turut memperkuat motivasi ibu-ibu agar lebih percaya diri dalam memberikan ASI secara optimal. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu, diharapkan tumbuh kembang bayi dapat berlangsung secara sehat dan optimal, serta derajat kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Sempor 1 semakin meningkat.
Artikel by: Mahasiswa KKN Profesi Bidan UNIMUGO
LUDIANTORO